Merabah Arah gerak HMI, Refleksi 17 Tahun BPL

oleh -
Foto. Laode Hasidar Hasiri (Fungsionaris BPL PB HMI)

Dinamika politik dalam tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terus bergulir membuat arah dan gerak Himpunan mengalami kemunduran drastis.

Konflik kepentingan di tataran atas (Elit) menyebabkan Himpunan seolah tak lagi menjadi kendaraan perjuangan umat dan bangsa, melainkan menjadi tumbal politik dalam melanggengkan pesugihan yang mereka lakukan.

judul gambar

Meski demikian, Badan Pengelola Latihan Himpunan Islam (BPL HMI) terus melakukan tugas-tugas perkaderan. Dalam kondisi HMI yang tidak stabil, BPL tetap menjadi garda terdepan dalam perjuangan untuk umat dan bangsa dengan mengambil peran mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ruang ruang training (jalan sunyi).

Konsistensi dan kecintaan terhadap Himpunan membuat BPL terus maju dalam mencetak generasi penerus Himpunan tanpa mengenal lelah, walaupun hanya merabah dalam kegelapan di tengah konflik yang bergejolak.

Tujuh belas (17) tahun perjalanannya, BPL tetap konsisten  dalam menjaga marwah perkaderan HMI dengan berbekal semangat Ke Islaman dan Ke Indonesian serta niat yang tulus memajukan Himpunan ke arah yang lebih baik.

Hal ini mencerminkan krisis independensi dalam tubuh HMI, memaknai pelanggaran independensi HMI bukan hanya sekedar pada afiliasi pada partai politik, melainkan dengan segala sikap dan tindakan yang merusak dan merugikan Himpunan merupakan pelanggaran yang nyata dari independensi (pasal 6 AD HMI).

Independensi etis dan independensi organisatoris bukan dua hal yang berbeda, keduanya adalah kesatuan yang seiring sejalan dan tidak bisa dipisahkan. Penegakan independesi dalam tubuh Himpunan tidak cukup dengan penegakan secara konstitusional, namun yang terpenting adalah kesadaran menegakan independensi dimulai dari diri kita sendiri.

Penegakan indenpendesi yang dilandasi dengan kesadaran akan membawa iklim berorganisasi yang lebih baik dan ini menjadi tugas utama BPL dalam hal ini Instruktur untuk menanamkan nilai nilai independesi kepada kader HMI bukan hanya dalam forum training melainkan diluar aktifitas training. karena perkaderan yang susunggunya bukan hanya dalam forum training melainkan setelah training itu selesai.

Penulis: Laode Hasidar Hasiri (Fungsionaris BPL PB HMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.